Ilmu Alamiah Dasar:Teori Atom dan Tenaga Nuklir
Nama : Afika Nur Fadilah Fikri
Kelas : 1DF03
NPM : 50216279
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
tekhnologi, manusia tidak terlepas dari berbagai bentuk masalah dalam kehidupan
,olehnya para ilmuan selalu mengkaji persoalan yang terjadi baik dalam
lingkungan maupun alam secara keseluruhan. Dengan hal tersebut sejarah
perkembangan yang diangkat lewat latar belakang ini adalah sejarah perkembangan
teori atom mulai dari yang sederhana hingga yang secara modern.
Masyarakat pertama kali mengenal tenaga nuklir dalam
bentuk bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki dalam Perang Dunia II
tahun 1945. Sedemikian dahsyatnya akibat yang ditimbulkan oleh bom tersebut
sehingga pengaruhnya masih dapat dirasakan sampai sekarang. Di samping sebagai
senjata pamungkas yang dahsyat, sejak lama orang telah memikirkan bagaimana
cara memanfaatkan tenaga nuklir untuk kesejahteraan umat manusia. Sampai saat
ini tenaga nuklir, khususnya zat radioaktif telah dipergunakan secara luas
dalam berbagai bidang antara lain bidang industri, kesehatan, pertanian,
peternakan, sterilisasi produk farmasi dan alat kedokteran, pengawetan bahan
makanan, bidang hidrologi, yang merupakan aplikasi teknik nuklir untuk non energi.
Salah satu pemanfaatan teknik nuklir dalam bidang energi saat ini sudah
berkembang dan dimanfaatkan secara besar-besaran dalam bentuk Pembangkit
Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), dimana tenaga nuklir digunakan untuk
membangkitkan tenaga listrik yang relatif murah, aman dan tidak mencemari
lingkungan.
Energy nuklir merupakan salah satu sumber energi
yang sangat besar potensinya untuk digunakan dalam kehidupan manusia. Energi
nuklir diproduksi oleh reaksi nuklir terkendali yang menciptakan panas yang
lalu digunakan untuk memanaskan air, memprodukai uap, dan mengendalikan turbin
uap. Turbin ini digunakan untuk menghasilkan energy listrik dan melakukan
pekerjaan mekanis.
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan teori latar belakang maka yang menjadi
permasalahan dalam teori atom dan tenaga nuklir adalah :
1. Menganalisis penemu dari masing-masing teori atom
2. Menganalisis teori atom Dalton dan teori atom teori
mekanika kuantum
3. Kekurangan dan kelebihan dari masing-masing teori
4. Apa yang di maksud dengan tenaga nuklir?
5. Apa saja macam-macam reaktor nuklir?
6. Bagaimana skema dari reaktor nuklir?
7. Apa sajakah aplikasi radioisotop?
BAB II
PEMBAHASAN
Perkembangan teori atom menurut:
1.
Teori
atom John Dalton
John
Dalton adalah seorang guru di Inggris yang melakukan perenungan tentang atom.
Hasil perenungan Dalton menyempurnakan teori atom Democritus. Bayangan Dalton
dan Democritus adalah bahwa benda itu berbentuk pejal. Pada tahun 1803,
John Dalton mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom
Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa hokum Lavoisier dan
hukum susunan tetap hukum prouts.
Lavosier mennyatakan bahwa “Massa total
zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil
reaksi”.
Sedangkan Prouts menyatakan bahwa
“Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”
Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya
tentang atom sebagai berikut:
a.
Atom merupakan bagian
terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.
b.
Atom digambarkan
sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang
identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda
c.
Atom-atom bergabung
membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya
air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:
Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:
Kelebihan model atom Dalton:
Mulai membangkitkan minat terhadap penelitian mengenai model
atom dan menjelaskan apa yang tidak dijelaskan pada teiri atom Domocritus.
a.
Setiap unsur terdiri
dari partikel yang sangat keci yang dinamakan dengan atom
b.
Atom dari unsur yang
sama memiliiki sifat yang sama begitu pula bila atom dari unsur berbeda maka
akan memiliki sifat yang beda pula
c.
Atom dari suatu unsur
tidak dapat diubah menjadi atom unsur lain dengan reaksi kimia, dan juga atom
tidak dapat dimusnahkan.
d.
Atom-atom dapat
bergabung membentuk gabungan atom yang disebut molekul
e.
Dalam senyawa,
perbandingan massa masing-masing unsur adalah tetap
Kelemahan model atom John Dalton :
Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan dapat
menghantarkan arus listrik. Bagaimana mungkin bola pejal dapat menghantarkan
arus listrik? padahal listrik adalah elektron yang bergerak
2.
Teori
Atom J. J. Thomson
Berdasarkan
penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson
meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar
katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan
diantara katode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa
sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan
negatif dan selanjutnya disebut elektron.
Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positif untuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yang menyatakan bahwa:
Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positif untuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yang menyatakan bahwa:
“Atom
merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan
negatif elektron”
Model atom ini dapat digambarkan sebagai jambu
biji yang sudah dikelupas kulitnya. biji jambu menggambarkan elektron yang
tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal, Syang pada model atom
Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal. Model atom Thomson dapat
digambarkan sebagai berikut:
Kelebihan model atom Thomson
Membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam
atom. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur.
Kelemahan model atom Thomson
tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam
bola atom tersebut.
3. Teori atom Rutherford
Rutherford bersama dua
orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden) melakukan percobaan yang
dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumya
telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan
bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis
kertas. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson,
yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila
dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka,
didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang
sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan
sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa
satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.
“Berdasarkan
gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesimpulan “
Kesimpulan
:
Atom bukan merupakan
bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
Jika lempeng emas
tersebut dianggap sebagai satu lapisan atom-atom emas, maka didalam atom emas
terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
Partikel tersebut
merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari
20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan
perbandingan d iameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih
kecil daripada ukuran atom keseluruhan.
Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford. yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.
Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford. yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.
Model Atom
Rutherford:
a.
Rutherford melakukan penelitian tentang
hamburan sinar α pada lempeng emas. Hasil pengamatan tersebut dikembangkan
dalam hipotesis model atom Rutherford.
Sebagian besar dari atom merupakan permukaan kosong.
Sebagian besar dari atom merupakan permukaan kosong.
b.
Atom memiliki inti atom bermuatan
positif yang merupakan pusat massa atom.
c.
Elektron bergerak mengelilingi inti
dengan kecepatan yanga sangat tinggi.
d.
Sebagian besar partikel α lewat tanpa
mengalami pembelokkan/hambatan. Sebagian kecil dibelokkan, dan sedikit sekali
yang dipantulkan
Model atom Rutherford
dapat digambarkan sebagai beriukut:
Kelemahan teori
rutherford:
Menurut hukum fisika
klasik, elektron yang bergerak mengelilingi inti memancarkan energi dalam
bentuk gelombang elektromagnetik. Akibatnya, lama-kelamaan elektron itu akan
kehabisan energi dan akhirnya menempel pada inti.
a.
Model atom rutherford ini belum mampu
menjelaskan dimana letak elektron dan cara rotasinya terhadap ini atom.
b.
Elektron memancarkan energi ketika
bergerak, sehingga energi atom menjadi tidak stabil.
c.
Tidak dapat menjelaskan spektrum garis
pada atom hidrogen (H).
d.
Dalam orbital tertentu, energi elektron
adalah tetap. Elektron akan menyerap energi jika berpindah ke orbit yang lebih
luar dan akan membebaskan energi jika berpindah ke orbit yang lebih dalam
“Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.”.
Kelebihan Model Atom
Rutherford
Bahwa atom memiliki
inti atom yang bermuatan positif dan disekelilingnya terdapat elektron yang
mengelili
4. Teori
Atom Bohr
Pada
tahun 1913, pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom
Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Percobaannya
ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah
disekitar inti atom. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan
antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck, diungkapkan
dengan empat postulat, sebagai berikut:
ü Hanya
ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom
hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron
dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti.
ü Selama
elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak
ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap.
ü Elektron
hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain.
Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya sesuai dengan
persamaan planck,ΔE=hv.
ü Lintasan
stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama
sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan
dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck.
Kelemahan
ada pada pernyataan Bohr yang menyebutkan bahwa elektron bergerak mengelilingi
inti atom pada lintasan tertentu berbentuk lingkaran. Padahal, elektron yang
bergerak mengelilingi inti atom juga melakukan gerak gelombang. Gelombang
tersebut tidak bergerak sesuai garis, tetapi menyebar pada suatu daerah
tertentu.
Kelemahan:
ü Model
atom ini tidak bisa menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak.
ü tidak
mampu menerangkan spektrum atom berelektron lebih dari satu.
ü Tidak
dapat menjelaskan efek Zeeman dan efek Strack.
ü Tidak
dapat menerangkan kejadian-kejadian dalam ikatan kimia dengan baik, pengaruh
medan magnet terhadap atom-atom. Oleh karena itu, dibutuhkan penjelasan lebih
lanjut mengenai gerak partikel
(atom).
Kelebihan
ü Atom
terdiri dari beberapa kulit/subkulit untuk tempat berpindahnya electron dan
atom membentuk suatu orbit dimana inti atom merupakan positif dan
disekelilingnya terdapat elektron.
ü mampu menerangkan
spektrum gas hidrogen dan spektrum atom berelektron tunggal (seperti He+ dan
Li2+),
5. TEORI ATOM MEKANIKA
KUANTUM
Erwin
Schrödinger (1926) mengemukakan teori mekanika gelombang atau mekanika
kuantum. Heissenberg, dengan asas ketakpastian Heissenberg,
“Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara
seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah keboleh jadian
menemukan elektron pada jarak tertentu dari
inti atom”.sehingga persamaan Schrödinger tidak memberitahukan
tepatnya keberadaan elektron itu, melainkan
menjelaskan kemungkinan bahwa elektron akan berada pada daerah
tertentu pada atom. Pada model Bohr, elektron berada pada garis edar
tertentu, pada model Schrödinger, kemungkinan untuk tingkat energi
elektron yang diberikan sedangkan model Schrödinger menggunakan tiga
bilangan kuantum: n, l dan m untuk menerangkan orbit.
Daerah ruang di sekitar inti dengan keboleh
jadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital. Bentuk dan tingkat energi
orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger.Erwin Schrodinger memecahkan suatu
persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkan batas
kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi.
Persamaan Schrodinger :
x,y dan z : Posisi dalam tiga dimensi
Y : Fungsi gelombang
m :Massa
m :Massa
ђ:h/2pdimana h=konstanta plank dan p=3,14
E : Energi total
E : Energi total
V : Energi potensial.
Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model
atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini.
Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat
keboleh jadian elektron. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron.
Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk
sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit.Dengan demikian kulit
terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital.
Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.
Ciri khas model
atom mekanika gelombang
Gerakan elektron memiliki sifat gelombang,
sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi
mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk
tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan
keadaan tertentu dalam suatu atom).
Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada
harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital
dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi boleh jadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron.
Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi boleh jadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron.
teori kuantum yang
menyatakan bahwa atom dapat memancarkan atau menyerap energ i hanya
dalam jumlah tertentu (kuanta). Jumlah energi yang dipancarkan atau diserap
dalam bentuk radiasi elektromagnetik disebut kuantum. Adapun
besarnya kuantum dinyatakan dalam persamaan berikut:
Keterangan:
E = energi radiasi (Joule = J)
h = konstanta Planck (6,63 x 10-34J.s)
c = cepat rambat cahaya di ruang hampa (3 x 108 ms-1)
l = panjang gelombang (m)
Dengan Teori Kuantum, kita dapat mengetahui besarnya radiasi yang dipancarkan maupun yang diserap. Selain itu, Teori Kuantum juga bisa digunakan untuk menjelaskan terjadinya spektrum atom. Perhatikan spektrum atom hidrogen berikut.
Pada Gambar di atas
dapat dilihat bahwa percikan listrik masuk ke dalam tabung gelas yang
mengandung gas hidrogen. Sinar yang keluar dari atom H (setelah melalui celah)
masuk ke dalam prisma, sehingga sinar tersebut terbagi menjadi beberapa sinar
yang membentuk garis spektrum. Ketika sinar itu ditangkap oleh layar, empat
garis yang panjang gelombangnya tertera pada layar adalah bagian yang dapat
dilihat dari spektrum gas hidrogen.
Salah satu alasan atom hidrogen digunakan
sebagai model atom Bohr adalah karena hidrogen mempunyai struktur atom yang
paling sederhana (satu proton dan satu elektron) dan menghasilkan spektrum
paling sederhana. Model atom hidrogen ini disebut solar system (sistem
tata surya), di mana electron dalam atom mengelilingi inti pada suatu orbit
dengan bentuk, ukuran, dan energi yang tetap. Semakin besar ukuran suatu orbit,
semakin besar pula energi elektronnya. Keadaan ini dipengaruhi oleh adanya gaya
tarik-menarik antara proton dan elektron. Dengan menggunakan model atom
hidrogen, Bohr menemukan persamaan energi elektron sebagai berikut.
Keterangan:
A = 2,18 x 10-18J
N = bilangan bulat yang menunjukkan orbit elektron (1, 2, 3, …, 8)
N = bilangan bulat yang menunjukkan orbit elektron (1, 2, 3, …, 8)
{Tanda negatif menunjukkan orbit mempunyai energi paling rendah
(harga n = 1) dan paling tinggi (harga n = 8)}.
Pada atom hidrogen, elektron berada pada orbit
energi terendah (n = 1). Jika atom bereaksi, elektron akan bergerak menuju
orbit dengan energy yang lebih tinggi (n = 2, 3, atau 4). Pada saat atom berada
pada orbit dengan energi yang lebih tinggi, atom mempunyai sifat tidak stabil
yang menyebabkan elektron jatuh ke orbit yang memiliki energi lebih rendah.
Perpindahan tersebut menjadikan electron mengubah energinya dalam jumlah
tertentu. Besar energi tersebut sama dengan perbedaan energi antarkedua orbit
yang dilepaskan dalam bentuk foton dengan frekuensi tertentu.
Gambar : Perpindahan elektron dari satu
tingkat energi ke tingkat energi lainnyamenyebabkan energi elektron berubah dalam jumlah tertentu.
Meskipun teori atom Niels Bohr mampu
menerangkan spektrum gas hidrogen dan spektrum atom berelektron tunggal
(seperti He+ dan Li2+), tetapi tidak mampu
menerangkan spektrum atom berelektron lebih dari satu. Oleh karena itu,
dibutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai gerak partikel (atom). Pada tahun
1924, ahli fisika dari Perancis bernama Louis de Broglie mengemukakan
bahwa partikel juga bersifat sebagai gelombang. Dengan demikian, partikel
mempunyai panjang gelombang yang dinyatakan dengan persamaan berikut.
Keterangan:
l = panjang gelombang (m)
l = panjang gelombang (m)
h= tetapan Planck (6,63 10-34
J.s)
p= momentum
(m2s-1)
m = massa partikel
(kg)
v = kecepatan partikel (ms-1)
Berdasarkan persamaan de Broglie, diketahui
bahwa teori atom Bohr memiliki kelemahan. Kelemahan itu ada pada pernyataan
Bohr yang menyebutkan bahwa elektron bergerak mengelilingi inti atom pada lintasan
tertentu berbentuk lingkaran. Padahal, elektron yang bergerak mengelilingi inti
atom juga melakukan gerak gelombang. Gelombang tersebut tidak bergerak sesuai
garis, tetapi menyebar pada suatu daerah tertentu.
Selanjutnya, pada tahun 1927, Werner H eisenberg menyatakan bahwa kedudukan elektron tidak dapat diketahui dengan tepat. Oleh karena itu, ia menganalisis kedudukan elektron (x) dengan momentum electron (p) untuk mengetahui kedudukan elektron.
Selanjutnya, pada tahun 1927, Werner H eisenberg menyatakan bahwa kedudukan elektron tidak dapat diketahui dengan tepat. Oleh karena itu, ia menganalisis kedudukan elektron (x) dengan momentum electron (p) untuk mengetahui kedudukan elektron.
Hasil analisis Heisenberg, yaitu selalu
terdapat ketidakpastian dalam menentukan kedudukan elektron yang dirumuskan
sebagai hasil kali ketidakpastian kedudukan xdengan momentum p.
Satu hal yang perlu diingat adalah hasil kali keduanya harus sama atau lebih
besar dari tetapan Planck. Persamaan ini dikenal sebagai prinsip ketidakpastian
Heisenberg yang dirumuskan sebagai berikut:
Keterangan:
Δx = ketidakpastian kedudukan
Δx = ketidakpastian kedudukan
Δp = ketidakpastian momentum
h = tetapan Planck
Selain Werner Heisenberg, ada juga ilmuwan
yang menunjukkan kelemahan teori atom Bohr. Pada tahun 1927, Erwin
Schrodinger menyempurnakan teori atom yang disampaikan oleh Bohr. Dari
penyelidikan terhadap gelombang atom hidrogen, Schrodinger menyatakan bahwa
elektron dapat dianggap sebagai gelombang materi dengan gerakan menyerupai
gerakan gelombang. Teori ini lebih dikenal denganmekanika gelombang
(mekanika kuantum).
Teori model atom Schrodinger memiliki persamaan dengan model atom Bohr berkaitan dengan adanya tingkat energi dalam atom. Perbedaannya yaitu model atom Bohr memiliki lintasan elektron yang pasti. Sedangkan pada model atom Schrodinger, lintasan elektronnya tidak pasti karena menyerupai gelombang yang memenuhi ruang (tiga dimensi). Fungsi matematik untuk persamaan gelombang dinyatakan sebagai fungsi gelombang [ dibaca psi (bahasa Yunani)] yang menunjukkan bentuk dan ener gi gelombang elektron.
Teori model atom Schrodinger memiliki persamaan dengan model atom Bohr berkaitan dengan adanya tingkat energi dalam atom. Perbedaannya yaitu model atom Bohr memiliki lintasan elektron yang pasti. Sedangkan pada model atom Schrodinger, lintasan elektronnya tidak pasti karena menyerupai gelombang yang memenuhi ruang (tiga dimensi). Fungsi matematik untuk persamaan gelombang dinyatakan sebagai fungsi gelombang [ dibaca psi (bahasa Yunani)] yang menunjukkan bentuk dan ener gi gelombang elektron.
Berdasarkan teori yang disampaikan oleh
Schrodinger, diketahui bahwa elektron menempati lintasan yang tidak pasti
sehingga electron berada pada berbagai jarak dari inti atom dan berbagai arah dalam
ruang. Jadi, daerah pada inti atom dengan kemungkinan terbesar ditemukannya
elektron dikenal sebagai orbital.
1. BILANGAN
KUANTUM
Bilangan
Kuantum Utama ‘n’,l mempunyai nilai 1, 2, 3 dan seterusnya,semakin naik
nilai n maka kerapatan elektron semakin jauh dari inti,semakin tinggi energi
elektron dan ikatan kepada inti semakin longgar Bilangan kuantum Azimut
‘l’l ,memiliki nilai dari 0 - (n-1) dilambangkan dengan huruf (‘s’=0,
‘p’=1, ‘d’=2, ‘f’=3), menunjukkan bentuk dari tiap orbital l Bilangan
kuantum magnetik (ketiga) ‘m’, memiliki nilai bulat antara
‘ l ’ -dan ‘ l ’, termasuk 0, menunjukkan arah orbital
dalam ruangnya l Bilangan kuantum putaran
elektron, s hanya dapat memiliki dua harga (+½ dan -½) untuk
itu, paling banyak hanya dua elektron yang dapat menempati orbital yang
sama, dan mempunyai nilai putaran magnetik yang berlawanan.
Konfigurasi elektron
a. Prinsip
Aufbau
Elektron-elektron dalam
suatu atom selalu berusaha menempati subkulit yang tingkat energinya rendah.
Jika subkulit yang tingkat energinya rendah sudah penuh, baru elektron
berikutnya akan mengisi subkulit yang tingkat energinya lebih tinggi.
b. Aturan
Hund
Pada subkulit yang
orbitalnya lebih dari satu, elektron-elektron akan mengisi dulu semua orbital,
sisanya baru berpasangan.
c. Larangan
pauli
Tidak ada dua elektron
di dalam atom memiliki empat bilangan kuantum yang sama.
2. Bentuk
Orbital
Bentuk orbital
digambarkan dengan permukaan melewati daerah pada probabilitas yang sesuai.
Sebuah orbital s berbentuk bulat, orbital p memiliki dua bagian
terpisah oleh bidang simpul dimana probabilitasnya nol dengan tiga orientasi
yang mungkin, yaitu yang disebut pz, py dan px. Orbital d
memiliki lima orientasi.
A. Hubungan
Konfigurasi Elektron dengan Letak
Unsur pada Tabel
Periodik
Nomor kulit dan jumlah
elektron yang ada pada subkulit menunjukkan letak unsur pada tabel periodik.
Jadi ada hubungan antara konfigurasi elektron dengan letak unsur pada tabel
periodic.
B. Hubungan
Konfigurasi Elektron dengan Letak Unsur pada
Tabel Periodik
untuk Golongan Utama
Nomor golongan dan
nomor periode dapat ditentukan
dari konfigurasi
elektron.\
1.
Nomor golongan ditentukan dari jumlah
elektron pada
kulit terluar.
2.
Nomor periode ditentukan dari nomor
kulit terbesar.
C. Hubungan
Konfigurasi Elektron dengan Letak Unsur pada
Tabel Periodik
untuk Golongan Transisi
Nomor golongan unsur
transisi ditentukan dari jumlah elektron 3d dengan 4s. Untuk golongan IIIB,
IVB, VB, VIB, VIIB, dan VIIIB, nomor golongan diambil dari jumlah elektron pada
subkulit 3d dan 4s. Golongan IB dan IIB diambil dari jumlah elektron pada
subkulit 4s. Nomor periode tetap diambil dari nomor kulit (bilangan kuantum
utama) terbesar. Pada unsur transisi ada tiga kolom yang diberi nomor
golongan yang sama yaitu
golongan VIIIB.
4.
Unsur-unsur Transisi (Peralihan)
Unsur-unsur transisi
adalah unsur-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit d. Aturan
penomoran golongan unsur transisi adalah: a. Nomor golongan sama dengan jumlah
elektron pada subkulit s di-
tambah d.
b. Nomor golongan
dibubuhi huruf B.
CATATAN :
1. Jika s + d = 9,
golongan VIIIB.
2. Jika s + d = 10,
golongan VIIIB.
3. Jika s + d = 11,
golongan IB.
4. Jika s + d = 12,
golongan IIB.
5. Unsur-unsur
Transisi-Dalam
Unsur-unsur transisi–dalam adalah
unsur-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit f.
Unsur-unsur transisi-dalam hanya dijumpai pada periode keenam dan ketujuh dalam
sistem periodik, dan ditempatkan secara terpisah di bagian bawah.
Kegunaan Sistem
Periodik
Sistem periodik dapat
digunakan untuk memprediksi harga bilangan
oksidasi, yaitu:
1. Nomor
golongan suatu unsur, baik unsur utama maupun unsur transisi, menyatakan
bilangan oksidasi tertinggi yang dapat dicapai oleh unsure tersebut. Hal ini
berlaku bagi unsur logam dan unsur nonlogam.
2. Bilangan
oksidasi terendah yang dapat dicapai oleh suatu unsur bukan logam adalah nomor
golongan dikurangi delapan. Adapun bilangan oksidasi terendah bagi unsur logam
adalah nol. Hal ini disebabkan karena unsur logam tidak mungkin mempunyai
bilangan oksidasi negatif.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Tenaga
Nuklir
Nuklir adalah zat yang bisa melepaskan
oksigen dari udara atau zat yang dapat memecah partikel benda lain nya. Dalam
fisika, fusi nuklir (reaksi termonuklir) adalah sebuah proses saat dua inti
atom bergabung, membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan
energi. Fusi nuklir adalah sumber energi yang menyebabkan bintang bersinar, dan
Bom Hidrogen meledak.
Ketenaganukliran adalah hal yang berkaitan dengan
pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir
serta pengawasan kegiatan yang berkaitan dengan tenaga dalam bentuk apapun yang
dibebaskan dalam proses transformasi inti, termasuk tenaga yang berasal dari
sumber radiasi gelombang elektromagnetik dan partikel bermuatan yang karena
energi yang dimilikinya mampu mengionisasi media yang dilaluinya.
2.
Macam-macam Reaktor Atom/Nuklir
Menurut kegunaannya, reaktor nuklir
dapat dibedakan menjadi tiga :
1.
Reaktor
Produksi Isotop
Reaktor
produksi isotop yaitu reaktor yang menghasilkan radioisotop yang banyak dipakai
dalam bidang nuklir, kedokteran, biologi, industri, dan farmasi.
2.
Reaktor Daya/Power
Reaktor daya yaitu reaktor yang dapat
menghasilkan energi listrik. Reaktor daya merupakan reaktor komersial yang
menghasilkan energi listrik untuk dijual misalnya PLTN (Pembangkit Listrik
Tenaga Nuklir).
3.
Reaktor
Penelitian
Reaktor penelitian yaitu reaktor yang
dipergunakan untuk penelitian di bidang pertanian, peternakan, industri,
kedokteran, sains, dan sebagainya.
Reaktor nuklir merupakan sebuah
peralatan sebagai tempat berlangsungnya reaksi berantai fisi nuklir terkendali
untuk menghasilkan energi nuklir, radioisotop, atau nuklida baru.
Dasar Reaktor Atom/Nuklir
Reaktor
Nuklir
Keterangan :
1.
Bahan
bakar
2.
Teras
reaktor
3.
Moderator
4.
Batang
kendali
5.
Pompa
pemindah
6.
Generator
uap
7.
Shielding
(perisai)
1.
Bahan
bakar reaktor nuklir merupakan bahan yang akan menyebabkan suatu reaksi fisi
berantai berlangsung sendiri, sebagai sumber energi nuklir. Isotop fisi adalah
uranium-235, uranium-233, plutonium-239. Uranium-235 terdapat di alam (dengan
perbandingan 1 : 40 pada uranium alam), dan yang lainnya harus dihasilkan
secara buatan.
2.
Teras
reaktor, di dalamnya terdapat elemen bahan bakar yang membungkus bahan bakar.
3.
Moderator
adalah komponen reaktor yang berfungsi untuk menurunkan energi neutron cepat (+
2 MeV) menjadi komponen reaktor normal (+ 0,02 – 0,04 eV) agar dapat bereaksi
dengan bahan bakar nuklir. Selain itu, moderator juga berfungsi sebagai
pendingin primer. Persyaratan yang diperlukan untuk bahan moderator yang baik
adalah dapat menghilangkan sebagian besar energi neutron cepat tersebut dalam
setiap tumbukan dan memiliki kemampuan yang kecil untuk menyerap neutron, serta
memiliki kemampuan yang besar untuk menghamburkan neutron. Bahan-bahan yang
digunakan sebagai moderator, antara lain :
·
air
ringan (H2O),
·
air berat
(D2O),
·
grafit,
4.
Setiap
reaksi fisi menghasilkan neutron baru yang lebih banyak (2 – 3 neutron baru),
maka perlu diatur jumlah neutron yang bereaksi dengan bahan bakar. Komponen
reaktor yang berfungsi sebagai pengatur jumlah neutron yang bereaksi dengan
bahan bakar adalah batang kendali. Dalam reaktor dikenal faktor pengali (k),
yaitu perbandingan jumlah neutron yang dihasilkan setiap siklus dengan jumlah
neutron pada awal siklus untuk :
·
k = 1,
operasi reaktor dalam keadaan kritis,
·
k > 1,
operasi reaktor dalam keadaan super kritis,
·
k < 1,
operasi reaktor dalam keadaan subkritis.
Bahan
yang dipergunakan untuk batang kendali reaktor haruslah memiliki kemampuan
tinggi menyerap neutron. Bahan-bahan tersebut antara lain kadmium (Cd), boron
(B), atau haefnium (Hf ).
5.
Perisai
(shielding), berfungsi sebagai penahan radiasi hasil fisi bahan agar tidak
menyebar pada lingkungan.
6.
Pemindah
panas, berfungsi untuk memindahkan panas dari pendingin primer ke pendingin
sekunder dengan pompa pemindah panas.
7.
Pendingin
sekunder, dapat juga berfungsi sebagai generator uap (pembangkit uap) yang
selanjutnya dapat digunakan untuk menggerakkan generator listrik.
Reaksi
inti atom dapat berlangsung sangat cepat dan dihasilkan energi yang sangat
besar. Dari energi reaksi inti atom ini manusia dapat memanfaatkan untuk kesejahteraan
manusia tetapi sebagian juga memanfaatkan sebagai alat pembunuh massal,
misalnya dibuatnya bom atom dan bom hidrogen sebagai senjata perang pada abad
modern ini. Dalam hal kesejahteraan manusia memanfaatkan reasi inti menggunakan
reaktor atom/nuklir untuk pembangkit listrik dan lainya.
3. Skema
Reaktor Atom dan Fungsi bagian-bagiannya

1.
Bahan
bakar nuklir/bahan dapat belah
Terdapat
dua jenis bahan bakar nuklir yaitu BAHAN FISIL dan BAHAN FERTIL.
Bahan Fisil ialah : suatu unsur/atom yang langsung dapat memberikan reaksi pembelahan apabila dirinya menangkap neutron.
Contoh: 92U 233, 92U 235, 94PU 239, 94 PU 241
Bahan Fertil ialah : suatu unsur /atom yang setelah menangkap neutron tidak dapat langsung membelah, tetapi membentuk bahan fisil.
Contoh: 90TH 232, 92U 238
Pada
kenyataannya sebagian besar bahan bakar nuklir yang berada di alam adalah bahan
fertil, sebaai contoh isotop Thorium di alam adalah 100% Th-232, sedangkan
isotop Uranium hanya 0,7% saja yang merupakan bahan fisil (U-235), selebihnya
sebesar 99,35 adalah bahan fertil (U-238).
2.
Bahan
moderator
Dalam
reaksi fisi, neutron yang dapat menyebabkan reaksi pembelahan adalah neutron
thermal. Neutron tersebut memiliki energi sekitar 0,025 eV pada suhu 27oC.
sementara neutron yang lahir dari reaksi pembelahan memiliki energi rata-rata 2
MeV, yang sangat jauh lebih besar dari energi thermalnya. Syarat bahan
moderator adalah atom dengan nomor massa kecil. Namun demikian syarat lain yang
harus dipenuhi adalah: memiliki tampang lintang serapan neutron (keboleh-jadian
menyerap neutron) yang kecil, memiliki tampang lintang hamburan yang besar dan
memiliki daya hantara panas yang baik, serta tidak korosif.
Contoh bahan moderator : H2O, D2O (Grafit), Berilium (Be) dan lain-lain.
Contoh bahan moderator : H2O, D2O (Grafit), Berilium (Be) dan lain-lain.
3.
Pendingin
reaktor
Pendingin
reaktor berfungsi sebagai sarana pengambilan panas hasil fisi dari dalam elemen
bakar untuk dipindahkan/dibuang ke tempat lain/lingkungan melalui perangkat
penukar penukar panas (H.E.). Sesuai dengan fungsinya maka bahan yang baik
sebagai pendingin adalah fluida yang koefisien perpindahan panasnya sangat
bagus. Persyaratan lain yang harus dipenuhi agar tidak mengganggu kelancaran
proses fisi pada elemen bakar adalah pendingin juga harus memiliki tampang
lintan serapan neutron yang kecil, dan tampang lintang hamburan yang besar
serta tidak korosif. Contoh fluida-fluida yang biasa dipakai sebagai pendingin
adalah: H2O, D2O, Na cair. Gas He dan lain-lain.
4.
Perangkat
batang kendali
Batang
kendali berfungsi sebagai pengendali jalannya operasi reaktor agar laju
pembelahan/populasi neutron di dalam teras reaktor dapat diatur sesuai dengan
kondisi operasi yang dikehendaki. Selain hal tersebut, batang kendali juga
berfungsi untuk memadamkan reaktor/menghentikan reaksi pembelahan. Sesuai
dengan fungsinya, bahan batang kendali adalah material yang mempunyai tampang
lintang serapan neutron yang sangat besar, dan tampang lintang hamburan yang
kecil. Bahan-bahan yang sering dipakai adalah: Boron, cadmium, gadolinium dan
lain-lain. Bahan-bahan tersebut biasanya dicampur dengan bahan lain agar
diperoleh sifat yang tahan radiasi, titik leleh yang tinggi dan tidak korosif.
Prinsip kerja pengaturan operasi adalah dengan jalan memasukkan dan
mengeluarkan batang kendali ke dan dari teras reaktor. Jika batang kendali
dimasukkan, maka sebagian besar neutron akan tertangkap olehnya, yang berarti
populasi neutron di dalam reaktor akan berkurang dan kemudian padam. Sebaliknya
jika batang kendali dikeluarkan dari teras, maka populasi neutron akan
bertambah, dan akan mencapai tingkat jumlah tertentu. Pertambahan/penurunan
populasi neutron berkait langsung dengan perubahan daya reaktor.
5.
Perangkat
detektor
Detektor
adalah komponen penunjang yang mutlak diperlukan di dalam reaktor nuklir. Semua
insformasi tentang kejadian fisis di dalam teras reaktor, yang meliputi
popularitas neutron, laju pembelahan, suhu dan lain-lain hanya dapat dilihat
melalui detektor yang dipasang dalam di dalam teras. Secara detail mengenai
masalah tersebut akan dibicarakan dalam pelajaran instrumentasi reaktor.
6.
Reflektor
Neutron
yang keluar dari pembelahan bahan fisil, berjalan dengan kecepatan tinggi ke
segala arah. Karena sifatnya yag tidak bermuatan listrik maka gerakannya bebas
menembus medium dan tidak berkurang bila tidak menumbuk suatu inti atom medium.
Karena sifat tersebut, sebagian neutron tersebut dapat lolos keluar teras
reaktor, atau hilang dari sistem. Keadaan ini secara ekonomi berati kerugian,
karena netron tersebut tidak dapat digunakan untuk proses fisi berikutnya.
Untuk mengurangi kejadian ini, maka sekeliling teras reaktor dipasang bahan pemantul neutron yang disebut reflektor, sehingga nutron-neutron yang lolos akan bertahan dan dikembalikan ke dalam teras untuk dimanfaatkan lagi pada proses fisi berikutnya.
Bahan-bahan reflektor yang baik adalah unsur-unsur yang mempunyai tampang lintang hamburan neutron yang besar, dan tampang lintang serapan yang sekecil mungkin serta tidak korosif. Bahan-bahan yang sering digunakan antara lain: Berilium, Grafit, Parafin, Air, D2O.
Untuk mengurangi kejadian ini, maka sekeliling teras reaktor dipasang bahan pemantul neutron yang disebut reflektor, sehingga nutron-neutron yang lolos akan bertahan dan dikembalikan ke dalam teras untuk dimanfaatkan lagi pada proses fisi berikutnya.
Bahan-bahan reflektor yang baik adalah unsur-unsur yang mempunyai tampang lintang hamburan neutron yang besar, dan tampang lintang serapan yang sekecil mungkin serta tidak korosif. Bahan-bahan yang sering digunakan antara lain: Berilium, Grafit, Parafin, Air, D2O.
7. Perangkat bejana dan perisai
reaktor
Bejana/tangki raktor berfungsi untuk menampung fluida pendingin agar teras
reaktor selalu terendam di dalamnya. Bejana tersebut selain harus kuat menahan
beban, maka harus pula tidak korosif bila berinteraksi dengan pendingin atau
benda lain di dalam teras. Bahan yang bisa digunakan adalah: alumunium, dan
stainless stell. Perisai reaktor berfungsi untuk menahan/menghambat/menyerap
radiasi yang lolos dari teras reaktor agar tidak menerobos keluar sistem
reaktor. Karena reaktor adalah sumber radiasi yang sangat potensial, maka
diperlukan suatu sistem perisai yang mampu menahan semua jenis radiasi tersebut
pada umumnya perisai yang digunakan adalah lapisan beton berat.
Perangkat penukar panas (Heat exchanger) merupakan komponen penunjang yang
berfungsi sebagai sarana pengalihan panas dari pendingin primer, yang menerima
panas dari elemen bakar, untuk diberikan pada fluida pendingin yang lain
(sekunder). Dengan sistem pengambilan panas tersebut maka integritas komponen
teras akan selalu terjamin.
4. Aplikasi Radioisotop
- Manfaat Radioisotop Terkait Bidang Kedokteran
Sinar radioisotop kerap dimanfaatkan untuk mensterilkan peralatan
kedokteran. Terutama peralatan yang digunakan saat operasi. Peralatan
kedokteran tentu berbeda dengan peralatan makan sehari-hari. Tidak cukup steril
dengan hanya dibersihkan menggunakan air dan sabun saja. Peralatan kedokteran
juga perlu disterilkan menggunakan sinar gamma dari radioisotop agar
benar-benar steril. Dan juga tidak menimbulkan dampak risiko kepada orang lain
ketika harus memakai peralatan operasi yang sama.
- Manfaat
Radioisotop Terkait Bidang Pertanian
Menarik sekali karena radioisotop juga dapat menjadikan sebuah tanaman
tumbuh subur dan memproduksi tanaman yang unggul. Bantuan dari sinar gamma
mampu menjadikan sebuah tanaman tumbuh dan memproduksi bibit-bibit yang
terbilang unggul. Selain itu juga mampu membuat waktu panen berlangsung lebih
cepat dibanding tanpa bantuan dari radio isotop. Sebab sinar gamma digunakan
untuk penyinaran dan mengarah pada perubahan bagian kromosom tanaman atau lebih
tepatnya adalah sifat dari kromosom tanaman. Sehingga akan mengalami perkembangan
dan pertumbuhan yang berbeda dari biasanya.
- Manfaat
Radioisotop Terkait Bidang Tambang Minyak
Berbicara mengenai tambang minyak tentu akan berpikir pemilik tambang
minyak adalah orang yang kaya raya. Semua itu sebanding dengan proses
pengeboran minyak yang sangat susah. Walaupun dengan bantuan dari radioisotop
namun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Proses menambang minyak harus
hati-hati. Sinar radioisotop harus tepat menentukan lokasi air dan minyak
berada. Proses tersebut berjalan dengan fokus dan penuh kehati-hatian. Dan
dengan bantuan sinar radioisotop dapat lebih mempermudah mencari titik lokasi
di mana minyak bumi berada.
- Manfaat Radioisotop
Terkait Bidang Arkeologi.
Di bidang arkeologi,
radioisotop memiliki peran yang masih sulit digantikan oleh metode lain.
Radioisotop berperan dalam menentukan usia sebuah fosil. Usia sebuah fosil
dapat diketahui dari jejak radioisotop karbon-14. Ketika makhluk hidup masih
hidup, kandungan radioisotop karbon-14 dalam keadaan konstan, sama dengan
kandungan di atmosfer bumi yang terjaga konstan karena pengaruh sinar kosmis
pada sekitar 14 dpm ( disintegrations per minute) dalam 1 gram karbon. Hal ini
dikarenakan makhluk hidup tersebut masih terlibat dalam siklus karbon di alam.
Namun, sejak makhluk hidup itu mati, dia tidak terlibat lagi ke dalam siklus
karbon di alam. Sebagai akibatnya, radioisotop karbon-14 yang memiliki waktu
paro 5730 tahun mengalami peluruhan terus menerus. Usia sebuah fosil dapat
diketahui dari kandungan karbon-14 di dalamnya. Jika kandungan tinggal
separonya, maka dapat diketahui dia telah berusia 5730 tahun.
- Manfaat Radioisotop
Terkait Bidang Industri
Digunakan dalam pengujian
kualitas las pada waktu pemasangan pipa minyak/gas serta instalasi kilang
minyak. Teknik radiografi merupakan teknik yang sering dipakai terutama pada
tahap-tahap konstruksi. Pada sektor industri minyak bumi, teknik ini digunakan
dalam pengujian kualitas las pada waktu pemasangan pipa minyak/gas serta
instalasi kilang minyak. Selain bagianbagian konstruksi besi yang dianggap
kritis, teknik ini digunakan juga pada uji kualitas las dari ketel uap tekanan
tinggi serta uji terhadap kekerasan dan keretakan pada konstruksi beton.
Radioisotop yang sering digunakan adalah kobal-60 (60Co). Dalam bidang
industri, radioisotop digunakan juga sebagai perunut misalnya untuk menguji
kebocoran cairan/gas dalam pipa serta membersihkan pipa, yang dapat dilakukan
dengan menggunakan radioisotop iodoum-131 dalam bentuk senyawa CH3131l.
Radioisotop seng-65 (65Zn) dan fosfor-32 merupakan perunut yang sering
digunakan dalam penentuan efisiensi proses industri, yang meliputi pengujian
homogenitas pencampuran serta residence time distribution (RTD). Sedangkan
untuk kalibrasi alat misalnya flow meter, menentukan volume bejana tak
beraturan serta pengukuran tebal material, rapat jenis dan penangkal petir
dapat digunakan radioisotop kobal-60, amerisium-241 (241Am)
dancesium-137(137Cs).
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Perkembangan teori atom merupakan suatu
perkembangan teori dari berbagai pencobaan dari para ahli kimia yang begitu
panjang.dari setiap teori atom tentunya ada kelebihan dan kekurangan .para ahli
menyempurnakanya dengan melakukan percobaan yang di dasari pada keingin tahuan
mengenai atom.dari situ kita dapat mengambil ilmu yang berharga bahwa untuk
mendapat hasil yang maksimal di perlukan keuletan dan kesabaran yang ekstra
.jangan pernah menyerah walau kau sudah terlalu banyak mengalami kegagalan.
Ketenaganukliran
sangat banyak manfaatnya karena menggunakan bahan bakar yang murah dan
mempunyai reaksi berkesinambungan dan tidak memiliki residu yang mengganggu
lingkungan seperti lapisan ozon dan mengurangi tingkat global warming. Juga
bias dimanfaatkan untuk tenaga listrik. Tetapi Ketenaganukliran juga memiliki
banyak dampak negatif jika dalam pemanfaatanya tidak maksimal, seperti
residu zat radioaktif sisa reaksi dalam reactor nuklir yang hanya bias terurai
selama 24000 tahun.
Ketenaganukliran
juga biasa dimanfaatkan oleh suatu Negara untuk dijadikan senjata pemusnah massal.
Jika terjadi kebocoran reactor pada pembangkit listrik tenaga nuklir, akan
berakibat fatal, seperti yang terjadi di Chirnobyl, ukraina dan Fukushima
Jepang.
Dalam
mitigasi bencana nuklir, sebelum terjadi kebocoran nuklir, pembuatan PLTN harus
sesuai dengan standar internasional untuk meminimalisir bencana, jika sudah
terjadi kebocoran, evakuasi adalah hal yang paling penting untuk mengurangi
korban.
DAFTAR
PUSTAKA

Hotels near Harrah's Resort Casino, Scottsdale AZ
BalasHapusClosest 평택 출장샵 Hotels 목포 출장샵 Closest 당진 출장마사지 to Harrah's Resort Casino, Scottsdale AZ. Get 상주 출장샵 reviews, videos, photos 정읍 출장안마 & menus.